Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Januari 2011

Kenapa REXTOR laris

Inilah CDI Rextor Racing yang telah di pergunakan para juara motor balap Indoprix ataupun Motoprix di Indonesia, CDI racing ini telah di buat khusus untuk kompetisi balap motor,tetapi , bagi anda yang mau mengaplikasi CDI racing ini ke motor harian anda jangan kuatir untuk mengaplikasikannya,karena CDI racing ini juga membuat khusus untuk spek motor harian so kalau anda pecinta kecepatan segeralah mengganti CDI motor anda dengan CDI Rextor
INSTRUCTION MANUAL


Programmable CDI Rextor merupakan CDI pertama di Indonesia yang bisa diprogram langsung melalui komputer. CDI ini memberikan keleluasaan bagi user untuk menentukan derajat pengapian sehingga mendapatkan kinerja mesin yang lebih optimal. Dengan mempunyai kemampuan untuk menyimpan sebanyak 14 Map (kurva pengapian) dalam satu CDI dan ditambah lagi dengan fitur penyettingan kurva pengapian tiap posisi gigi (Multi Map), membuat CDI ini lebih powerful untuk aplikasi balap (Racing).Programmable CDI Rextor merupakan tipe CDI DC dengan menggunakan Motorola Microprocessor berkecepatan 24 MegaHertz untuk jaminan akurasi pengapian (0,01 %) guna menghasilkan akselerasi yang hebat dan peningkatan tenaga mesin.
Paket Pembelian

1. Programmable CDI Rextor 1
2. CD Software 1
3. Instruction Manual 1
4. Pin Konneksi Gear Position Sensor 1

Fitur Programmable CDI

1. Mempunyai kemampuan untuk menyimpan 14 kurva pengapian.
2. Pilihan untuk menggunakan satu kurva pengapian (Single map) atau beberapa kurva pengapian (Multi map).
3. Menyimpan (save) atau mengambil (load) kurva pengapian dari komputer (PC).
4. Grafik kurva pengapian untuk memudahkan penyettingan kurva pengapian.
5. Penyettingan derajat pengapian setiap kenaikan 500 rpm sampai dengan 19,500 rpm.

Spesifikasi Programmable CDI

1. Tegangan kerja battery (accu/aki) : Minimum = 10 Volts
Optimum = 12,2 - 15 Volts
Maximum = 22 Volts
2. Arus Kerja : 1.200 - 8.000 rpm = 0,1 - 0,3 Amp
8.000 RPM ke atas = 0,3 - 0,4 Amp
3. Putaran Mesin : Minimum 350 rpm - limiter 19.500 rpm
4. Kapasitas Memori : 96 Kb

Tersedia ;

Rextor Adjustable
Rextor Prodrag
Rextor Monster
Rextor AC GRM series
Rextor AC extrem editions
Rextor Limited Edition

Dapat Di Aplikasi Untuk Motor

Yamaha ; Scorpio , Jupiter MX , Jupiter Z , Mio
Suzuki ; Shogun 125 , Smash 110 , FU 150

Noken As / kem Racing Pabrikan

image

korek motor,Banyak mekanik hanya beli langsung Noken As yang sudah racing dari pabrikan,ini biasanya karena malas riset, kurang ilmu Noken As, takut gagal, dan ngirit biaya.Banyak merk Noken As racing / kem racing beredar di masyarakat.Banyak pilihan berbeda,bahkan satu merk juga menawarkan pilhan-pilihan berbeda-beda pula

Korek Motor Satria FU 150 Harian MANTAB

Banyak yang bilang di dunia persilatan balap liar yang keras, kapasitas mesin mesti jadi gambot alias ekstra gemuk. ini membuat peningkatan power yang bikin mesin lari liar,power pengen teriak terus seiring gas di tarik.

tapi kalau mau di pakai buat harian ini salah satu trik modifikasi mesin Satria FU 150 yang bisa ok buat balap,mejeng ma stylis jg dapat.

Mesin Suzuki Satria yang berkapasitas 150cc hasil dari perkawinan piston diameter 62mm dan stroke 48,8mm dengan perbandingan kompresi 10,4 ini harus kita rombak spesifikasi-nya jika anda memang berniat menjadi raja jalanan. Yang pertama mesti dilakukan adalah… buat anggaran,Siapin duit dulu! Kan kalo gk ada duit mana bisa modif…

saya anggap duit sudah ditangan. Selanjutnya kita akan merubah spek mesin menjadi stroke 61,8mm hasil dari stroke standar yang dinaikkan langkahnya 6,5mm dan piston 65mm merek hispeed yang sudah ada coakan klep buat 4klep.

Kalo dihitung kapasitas mesin nya menjadi :

V = 0,785 x 65 x 65 x 61,8 = 204,9cc

Nah, kapasitas segini sudah bisa buat turun drag resmi di kelas bebek 4tak sampai dengan 200cc ,drag dulu,pulang bisa di pakai ke pasar,heeee

jangan lupa stroke yang naik 6,5mm ini membutuhkan paking blok bawah aluminium setebal 4,5mm. Kemudian piston di buat dome dengan ketinggian 1mm saja lalu pangkas head sebanyak 0,5mm.

Ngomongin head pasti ngomongin klep juga… Langsung aja hajar klep standar (23-19) dengan klep ukuran 25 intake dan 21 exhaust. Kalo ada kesulitan di bagian ini bisa langsung kontak saya untuk bantuan dan pemesanan.

Kemudian jangan lupa juga noken as modif sehingga memiliki lift 7,8mm dengan durasi 280 intake dan 276 exhaust Langkah berikutnya, masih seputaran head, jangan lupa porting in dan ex menjadi lingkaran, kan standar nya oval… Porting dengan diameter saluran intake 28mm dan exhaust 27mm.

Untuk pegas klep pakai standar saja karena masih cukup kuat koq. Masalah penyaluran tenaga alias kopling dan per kopling, bisa diganti dengan produk racing.. Pasti oke..

Pastikan juga magnet terkena bubut melingkar 1,5mm biar enteng dan menunjang akselerasi nantinya. Berikut masalah karburator. Disini cukup pake karbu NSR SP berdiameter 28mm, jangan besar2 karbu nya, ntar susah cari lawan…

Setting pilot jet 42 dan mainjet 125. Putaran angin 1,5putaran. Lalu untuk urusan pengapian, serahkan saja cdi rextor boleh yang adjustable atau yang programable – setting dari 15 derajad sampe 38 derajad di rpm 9000. Limiter dipatok di rpm 14000 saja sedangkan untuk gigi rasio alias transmisi pake standar saja gak masalah.

Kamis, 30 Desember 2010

Spesifikasi Yamaha YZ1


For the rider who likes sportbike performance but prefers more comfortable ergonomics. The FZ1 offers a more traditional upright seating position, yet sacrifices nothing in terms of engine and handling performance.

General information
Model:Yamaha FZ1
Year:2005
Category:Naked bike
Rating:78.8 out of 100.
Price as new (MSRP):US$ 8599. Prices depend on country, taxes, accessories, etc.
Engine and transmission
Displacement:998.00 ccm (60.90 cubic inches)
Engine type:In-line four, four-stroke
Compression:11.4:1
Bore x Stroke:74.0 x 58.0 mm (2.9 x 2.3 inches)
Fuel system:Carburettor. (4) 37mm Mikuni CV w/throttle position sensor (TPS)
Fuel control:DOHC
Ignition:Digital TCI
Cooling system:Liquid
Gearbox:6-speed
Transmission type,
final drive:
Chain
Clutch:Multiplate
Chassis, suspension, brakes and wheels
Rake (fork angle):26.0°
Trail:104 mm (4.1 inches)
Front suspension:43mm telescopic fork w/adjustable preload, compression and rebound damping
Front suspension travel:142 mm (5.6 inches)
Rear suspension:Single shock w/piggyback reservoir and adjustable preload, compression and rebound damping
Rear suspension travel:135 mm (5.3 inches)
Front tyre dimensions:120/70-ZR17
Rear tyre dimensions:180/55-ZR17
Front brakes:Double disc
Front brakes diameter:298 mm (11.7 inches)
Rear brakes:Single disc
Rear brakes diameter:267 mm (10.5 inches)
Physical measures and capacities
Dry weight:208.2 kg (459.0 pounds)
Seat height:820 mm (32.3 inches) If adjustable, lowest setting.
Overall height:1,191 mm (46.9 inches)
Overall length:2,126 mm (83.7 inches)
Overall width:765 mm (30.1 inches)
Whellbase:1,450 mm (57.1 inches)
Fuel capacity:5.60 litres (1.48 gallons)
Other specifications
Starter:Electric
Color options:Team Yamaha Blue, Liquid Silver
Further information
Parts and accessories Our partner CMSNL ships low cost OEM motor cycle to Australia, Austria, Bahamas, Belgium, Canada, China, Croatia, Cyprus, Czech Republic, Denmark, Estonia, Finland, France, Germany, Greece, Hong Kong, Hungary, Iceland, India, Ireland, Italy, Japan, Kuwait, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Malta, Montenegro, The Netherlands, New Zealand, Norway, Poland, Portugal, Serbia, Slovakia, Slovenia, South Africa, Spain, Sweden, Switzerland, Taiwan, Ukraine, United Kingdom, The United States and more. Or check out part n acessoris from our other partners.
Ask questions-
Insurance, loans, tests -
Related bikes-

Setting Gigi Rasio Untuk Drag Bike


Penggemar penggemar balap bahkan modifikasi, seperti mengganti lingkar roda skubek alias skuter bebek. Entah menggunakan lebih besar atau lebih kecil. Para buanyak alasan! Karena virus bisa mengikuti trend MODIF alias, atau hanya mengejar percepatan.
Tapi, ketika lingkar roda (pelek) sudah berubah, ada harus disesuaikan lagi Salah satunya, rasio roda gigi.
Karena menurut orang yang tahu dengan hati tentang rasio roda gigi sekaligus untuk membuat rasio ini, perhitungan akan berbeda dari motor berjalan. Ya! Perbedaan bila menggunakan lingkar roda 14-inch diubah menjadi 17 inci. Dan sebaliknya.

Jelas, ketika sepeda mempercepat. Dalam kondisi mesin standar atau bore-up, pelek 14 inci akan lebih cepat dari rims 17-inci.
Namun, karena penggantian dari roda kecil masih akan resiko yang besar. Akselerasi lebih berat tapi top speed akan lebih tinggi. Jadi, pemahaman juga tentang rasio.
Jadi ini menunjukkan bahwa dua laki-laki menanggung ketika mesin telah menyala dan menggantikan lingkar roda, rasio harus diubah. Jangan hanya ganti roller aja. Bisa menggunakan rasio lebih ringan atau berat, tergantung pada kebutuhan.

Tetapi ketika menaikkan atau menurunkan rasio, tidak bisa menjadi apapun! Terutama di skubek! Jika bebek atau sport, ada final gear untuk transfer kekuasaan. Tapi untuk skubek, ada juga fungsi seperti gigi rolleryang akhir.
Perhitungan lainnya, pastikan tenaga mesin tenaga mesin. Big, tentu berbeda dengan mesin tenaga kecil . Logikanya, tenaga mesin lebih besar dari motor dapat memberikan lebih cepat dengan target daripada mesin yang lebih kecil. Gunakan rasio yang terlalu ringan, sehingga napas motor lebih cepat.
Pakailah rasio berat, membuat sepeda jadi lebih lama awalan. Bingung? Jangan! Di sini, kami mencoba untuk menghitung dengan aja yuk!

Ambil contoh Yamaha Mio :

Gigi produsen skubek garputala rasio standar, pakai 13/40 mata. Ketika memakai pelek 14 inci, maka perhitungan rasio menjadi 13/10 = 14 / X. Maka X = 43,076. Yah, serta skubek sudah ganti ban 17 inci. menghitung X harus 43,076.
Karena jika kita menggunakan 17 inci yang sama tetapi rasio. Jadi tumbuh sejumlah besar alias berat. Ya, 13/40 = 17 / X X = 52,307. Sekarang, ini adalah penyebab skubek lambat berlari ketika mengubah rims lebih besar namun top speed masih lebih besar.
Nah, biarkan aku berjalan lebih mantap melaju alias. Seting Ulang Gigi Rasio sales Pelek untuk menggantikan rasio sesuai. Di pasaran, sudah ada rasio roda gigi aftermarket. Harga jual, mulai dari Rp 350 ribu, tergantung pada merek.
Tanpa merek panggilan, ada dua gigi rasio ditawarkan. Ya, ukuran 15/40 dan 15/39 mata mata. Kedua rasio, bisa menjawab kekurangan skubek berpelek 17 inci. Itu karena perhitungan rasio, rada mirip dengan gear ratio standar.
Hitung? Oke! 15/40 = 17 / X sehingga X = 45,333. Tetapi jika Anda ingin lebih ringan lagi, silahkan memakai ukuran 15/39. Karena hasilnya, 15/39 = 17 / X maka X = 44,155. Begitunya, roda lebih besar, biarkan aku juga mempercepat lebih.

moga bermanfaat n selamat mencoba....

Spesifikasi Suzuki GW 250


Setelah lama menunggu, dan hanya bisa kita lihat lewat sketsa ilustrasinya saja, akhirnya Suzuki meluncurkan Suzuki GW 250 di Shanghai. Motor sport ini berkapasitas 250 cc dan memiliki desain yang menarik.

Nah, jika produsen lain meluncurkan sport 250 cc dengan tampilan balap full fairing seperti Ninja 250 dan CBR 250. Lewat GW 250, Suzuki justru lebih mengeksplorasi sosok jantan melalui tampilan naked bike, ala street fighter.

Desain ini diambil dari beberapa moge street fighter dari pabrikan berlogo huruf "S" ini. Tengok saja batok depannya yang identik dengan tampilan moge B-King. Lalu desain tangki dan shroud nya yang dilengkapi sein diambil dari desain GSR650.

Sayangnya, meski telah menerapkan knalpot model ganda. Tapi knalpotnya belum tipe undertail layaknya B-King atau GSR 650. Sehingga tampilan buritannya agak mengingatkan kita pada sosok Suzuki Thunder 250, yang pernah masuk Indonesia beberapa tahun lalu.

Sedang dapur pacu-nya, GW 250 mengusung mesin dua silinder DOHC liquid cooled berkapasitas 250 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 26 dk pada 8.500 rpm, dan torsi sebesar 24 Nm di 7.000 rpm. Jelas berbeda dengan dapur pacu milik Thunder 250 yang masih berpendingin udara dan hanya satu silinder.



Oiya, motor berbobot 182 kg ini juga telah menerapkan speedometer paduan analog dan digital. Serta sistem suspensi monosok di bagian belakang, dan rem cakram pada kedua rodanya. Sedang Thunder 250 masih mengandalkan speedometer analog, plus dual shockbreaker dan rem tromol dibagian belakangnya.

Sayangnya, belum ada konfirmasi mengenai harga, maupun kemungkinan GW 250 masuk ke Indonesia. Tapi, bila GW 250 ini benar-benar diboyong ke Indonesia, setidaknya ada dua keuntungan bagi Suzuki.

Yang pertama, Suzuki GW 250 ini bisa dijadikan flagship Suzuki di Indonesia selain Suzuki Satria FU 150. Secara kapasitas mesin, teknologi dan desainnya diatas rata-rata model Suzuki yang lain dan juga sport turing merek lain.

Yang kedua, Suzuki GW 250 akan menjadi pelarian bagi pecinta mesin berkapasitas 250cc dengan desain sport turing bukan sport racing layaknya Kawasaki Ninja 250 dan Honda CBR 250R

Scorpio Hypermotard

Actually, Yamaha Scorpio born as a motor sports genre. But who would have thought could be hypermotard looking after the surgery. It turned out pretty cool. Transformation was indeed the motor owner's request, Hetmansyah Helmy, from the complex Marines Rangkapan Jaya Pura, Maruyung, Depok.
Helmy not just once modify the bike. Previously, modifications are made to Honda GL-Pro SMW750 Aprilia imitation.

In addition to style, this hypermotard model must be enjoyed by families, both wife and son. Hence, the convenience sector is still a special attention. "Original frame there is almost enggak changed. In fact, the standard tank Scorpio continues to be used," explained Wardoyo, Gandul modifikator of the workshop on 2Wheel Custom Cinere, Depok.

Wardoyo admitted no difficulty when responding to requests to Helmy bike converted into hypermotard style. Incidentally, the standard framework of Scorpio is very supportive. "Just count the legs wide so that the desired final appearance materialize," he admitted.
To strengthen the legs, upside down the model's trail specifically attached to the front. Here, Helmy using aftermarket parts made in Thailand. Front view becomes a key to change. Headlamp shell design is taken from the Aprilia Dorsoduro. "The model is merged with sepatbor smaller. This is so typical hypermotard," sure Wardoyo.

Other changes appear on the swinging arm that looks to be more gambot after given condoms made from the plate. Changes also appear on the front disc brakes so it looks bigger now.

Spesifikasi New Jupiter MX 2011

Tipe Mesin : 4 Langkah, 4 Valve SOHC, Berpendingin Cairan
Diameter Langkah : 54,0 x 58,7 mm
Volume Silinder : 134,4 cc
Susunan Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Perbandingan Kompresi : 10,9 : 1
Power Max : 9.21kW / 8500rpm
Torsi Max : 12,14 Nm / 6000 rpm
Sistem Pelumasan : Basah
Oli Mesin : Total 1.150 Liter | Berkala 0.94 Liter
Radiator : -
Karburator : -
Putaran Langsam : -
Saringan udara : -
Transmisi : Return, 5 Kecepatan (1-N-2-3-4-5)
Kopling : Basah, Kopling manual, Multiplat
Caster / Trail : -
Rasio Gigi : -
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter

Jumat, 24 Desember 2010

7 Asesoris Motor Termahal

LOS ANGELES- Beberapa pernak pernik automotif kadang diperlukan guna menunjang sebuah kendaraan bermotor.Ada kalanya asesoris itu merupakan piranti wajib saat mengunakan kendaraan bermotor misalnya helm untuk setiap pengendara sepeda motor.Namun berikut ini ada 7 asesoris kendaraan bermotor versi Motorcycle.about yang mungkin bisa saja Anda miliki atau bahkan bermimpi bisa memilikinya.Bukan tanpa sebab, mengingat deretan asesoris tersebeut memiliki banderol yang diatas rata-rata.<!--more-->

1. Apple iPad GPS
Ditawarkan dengan harga Rp5,9 juta Apple iPad ini bukan cuma memiliki sarana konektifitas WiFi tapi juga dibekali aplikasi GPS yang memungkinkan sebagai petunjuk arah saat dipakai berwisata.

2. Helm Schuberth C3

Dipatok Rp6,3 juta, pelindung kepala ini merupakan yang terfavorit di pasar helm high-end Eropa serta Amerika Seirkat (AS). Helm tersebut hanya memiliki berat 3,6 kg dengan kekedapan 84 dB saat kecepatan motor 100 km/jam.

3. Garmin Zumo 660 Navigation

Dipasaran, GPS ini ditawarkan dengan harga Rp7,2 juta. Kekuatan alat ini ialah tahan air, memiliki layar 4,3 inci, sarana Bluetooth, dan
lane-assist.

4. Jaket Motor Alpinestars 365 Gore-Tex

Alpinestars 365 Gore-Tex merupakan kombinasi antara ketahanan bahan kulit dengan tekstil tahan air. Harga jaket ini dipasaran Rp11,8 juta.


5. Titanium Arrow Exhaust System

Arrow memperkenalkan perangkat seharga Rp23,5 juta ini untuk paket optional Triumph Bonneville. Hasilnya performa motor meningkat drastis dan tarikan mesin jadi agresif tanpa keluaran suara yang berlebihan.


6. Jaket Balap Dainese Tattoo

Hampir semua jaket keluaran Dainese sudah mengadopsi bahan yang teruji kualitasnya di dunia balap. Namun lewat seri Tattoo bergambar motif Maori dan Samurai, jaket seharga Rp31,7 juta itu tentu makin menarik dan ekslusif.


7. Pelek Serat Carbon BST


Opsi pengurangan berat melalui komponen roda dan suspensi memang membuat efek positif pada sepeda motor. Jarak pengereman jadi lebih pendek, dan handling motor juga jadi lebih baik. Karenanya pelek BST berbahan serat karbon seharga Rp36,2 juta ini pantas dipilih bagi mereka yang punya kocek lebih.